BAB 31 BERDAMAI DENGAN KENYATAAN

1505 Words

Luna Aku terbangun dari lelap semalam. Kulihat, Sakti masih ada di apartemenku. Dia masih tertidur di bawah sana. Beralaskan karpet bulu rasfur yang terbentang di samping tempat tidurku. Nampaknya, dia menjagaku semalaman. Aku menatap Sakti sebentar. Aku menatap dia yang sedang tertidur. Kalau kuperhatikan, entah kenapa, aku selalu merasa tidak asing dengan orang ini. Seperti pernah bertemu di suatu tempat, namun aku tak tahu di mana tempat tersebut. Aku juga merasakan suatu kenyamanan bila ada di dekat orang ini. Rasa aman dan nyaman yang tidak pernah kudapatkan dari orang lain, bahkan dari Nyai Penunggu Bulan sekalipun. “Aku selalu merasa kita pernah bertemu sebelumnya. Sebenarnya, kamu ini siapa? Apa kita pernah saling kenal?” batinku dalam diam. Sambil memandanginya lekat-lekat. 

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD