Kedatangan Cakra ke kantor Rukmana mengundang banyak tatapan kagum, khususnya dari staf-staf muda perempuan. Di usianya dua belas tahun lebih, tubuh Cakra sangat tinggi dan hampir setara dengan laki-laki dewasa, wajahnya tampan, dan sikapnya yang pendiam, membuat orang-orang penasaran. “Adiknya mas Bayu ya?” Seorang staff perempuan muda yang kebetulan lewat menyapa Cakra yang sedang berdiri di depan kantor papinya, menunggu pintu dibuka dari dalam. Cakra mengangguk tanpa tersenyum. Perempuan itu tersenyum kagum, Cakra tampak santai berkaus putih yang ditutup dengan kemeja biru lengan pendek yang kancingnya dibiarkan terbuka. Dia bercelana pendek selutut dengan sniker mahal dan tas ransel bermerek. Rambutnya panjang terikat, serta ada gelang tali melingkar di pergelangan tangan kanan. M

