Sambil terisak, Nindya menceritakan tentang Kania kepada Harini saat berkunjung ke rumah Harini sore ini. Dia sangat sedih melihat keadaan Kania yang ternyata lahir prematur dan kurang mendapat perawatan dan perhatian keluarganya. Dia hampir tidak percaya mendengar cerita Harja tentang mertuanya yang menganggap Kania anak yang cacat dan pembawa sial. “Hm … bukan apa-apa, mungkin ini balasan untuk Harja dan Puspa, yang sebelumnya sudah jahat sama kamu dan anak-anak. Tapi aku ikut senang karena Harja akhirnya minta maaf dan berubah lebih baik,” ujar Harini setelah Nindya menceritakan tentang Kania kepadanya, juga keadaan Harja. “Iya, Harini. Aku dan anak-anak nggak menyangka dia akhirnya meminta maaf dan mengakui kesalahan-kesalahannya. Kamu sudah tahu ceritaku tentang bagaimana dia memper

