Selepas makan malam, seperti sebelumnya, Harja menawarkan diri menyetir mobil Sindi dan mengantar Sindi pulang ke apartemennya. “Seharusnya aku yang antar kamu pulang ke apartemen kamu, Mas. Kasian Kania yang pasti menunggu lama.” “Nggak apa-apa. Aku sudah pesan ke ibu itu menitipkan Kania sampai aku pulang, jam berapapun. Lagi pula aku bisa pesan mobil taksi online.” Sindi menurut saja dan tidak mau membantah keinginan Harja untuk mengantarnya pulang. “Aku juga ingin tahu alamat apartemenmu,” ujar Harja akhirnya. Sindi terdiam, dan dia akhirnya menikmati kebersamaannya dengan Harja malam ini. “Kamu pernah menjalin cinta dengan laki-laki, Sin?” tanya Harja tiba-tiba. Dia sebenarnya ingin bertanya saat makan malam tadi di cafe, tapi dia lupa dan larut dalam cerita Sindi tentang keluar

