Harja langsung membersihkan diri dan bersiap-siap ketika sampai di rumahnya. Sedangkan Kania sudah mandi di tempat penginapan, dan dia hanya membutuhkan beberapa lembar baju untuk menginap di rumah Tirta malam ini. Baru saja Harja ke luar dari rumahnya, sebuah mobil van mewah hitam baru saja tiba di depan halaman rumah. “Pak Harja,” panggil sopir yang turun dari mobil, cepat-cepat mendekati Harja dan Kania. “Oh, mas Anto.” “Iya, Pak. Saya disuruh pak Tirta menjemput Kania.” Harja menoleh ke arah mobil, dan salah satu pintu mobil terbuka. Cakra turun dari mobil, diikuti Naomi dan Cecilia. Kania yang berada di gendongan berteriak kegirangan, karena ketiga anak itu memanggilnya dengan riang. Harja menghela napas lega, senang melihat keakraban Kania dengan Cakra dan anak-anak Tirta. Dia

