Langkah kaki mereka menyembunyikan debaran seirama, dengan memeluk map-map yang berisi perjanjian kerja sama, Angela mengikuti langkah Aldrich dengan rona merah wajahnya akibat gairah yang terbit. Aldrich membuka pintu kamar dan masuk terlebih dahulu, menyambut Angela seraya menarik alih map di tangan wanita tersebut, "Kunci pintunya..." ucapnya tepat di depan bibir Angela yang telah berhasil dia kecup. Angela mengulum senyumnya dan berbalik untuk mengunci pintu tersebut, tanpa aba-aba Aldrich memeluknya dari belakang sembari mengecup ceruk lehernya dengan tangan yang meremas payudaranya. "Mmmhh... Aldrich-sshhh..." desis Angela mendongakkan kepalanya saat menikmati sentuhan Aldrich pada tubuhnya yang terlalu mudah terangsang. "Apakah kau sudah siap, Angela..." bisik Aldrich memutar t

