Karin membuka matanya saat mendengar suara pintu kamar mandi yang ada di kamar Adrian terbuka lalu tertutup lagi, wanita itu seperti masih berada di alam bawah sadar saat melihat ke sekeliling dan kaget karena terbangun dari tidur tidak di tempat semestinya. "Oh iya," gumam Karin saat teringat kini dia harus tidur di kamar Adrian, wanita itu lalu segera turun dari ranjang dan membereskan bantal dan selimut yang ada di atas sofa bekas Adrian tidur dan mungkin akan selalu menjadi tempat tidurnya setiap malam entah sampai kapan. Karin tidak ingin Bu Sukma atau Pak Wibowo melihat jika Adrian tidur di atas sofa, wanita itu tidak tahu saja betapa Adrian bersyukur telah memilih sofa yang berukuran lumayan besar untuk di taruh di kamarnya, sekarang baru terasa kalau pilihannya itu sangat bergu

