Adrian mencium tangan sang kekasih, gadis itu tersenyum membiarkan tangan kanannya di kecupi berkali kali karena yakin Adrian tetap bisa berkonsentrasi mengemudikan mobilnya meski melakukan hal itu. "Om, aku tetep kepikiran Tante Karin deh," kata Sishi sambil menatap wajah Adrian, laki laki itu mengecup punggung tangan Sishi sebelum merespon perkataannya itu. Tangan Sishi tetap di genggamnya walau sudah tidak dia ciumi. "Sayang, kamu liat sendiri kan kalau Karin begitu kuat. Dia bukan wanita lemah, dia pasti bisa menghadapi semuanya dengan baik," jawab Adrian, Sishi hanya diam, memang seperti itu yang dia lihat dari Karin bahkan hingga usai pembicaraan dengan kedua orang tua Adrian tadi wanita itu sudah tidak lagi menangis, Karin terlihat begitu tegar. "Iya, sih, tapi rasanya aku mas

