Malam itu, Diego tidak tidur. Setelah melihat Hazel nyaris pingsan di lobby dan kemudian dijemput oleh Ethan—sebuah informasi yang didapatkannya dari mata-matanya yang tak pernah tidur—amarahnya bukan lagi api yang menyala, melainkan lahar yang membeku di dalam d**a. Dingin, berat, dan menghancurkan dari dalam. Tidak pernah terpikirkan sama sekali kalau dia akan dibuat semarah ini oleh seorang wanita—Hazel Anne Quinn yang baru dia kenal dalam waktu beberapa bulan. Dia berdiri di balik jendela kantornya di Blake Industries Tower, menatap kota Herlington yang tak pernah benar-benar gelap. Jari-jarinya mengepal erat di belakang punggungnya, hingga buku-bukinya memutih. Dia tahu di mana villa Ethan berada. Dia bisa menyuruh anak buahnya menjemput Hazel paksa, bisa menghancurkan pintu villa i

