Cukup Pikirkan Aku!

1533 Words

"Kau menyelidikiku, Diego?" Suara Hazel terdengar rapuh, retak oleh kejutan dan kerentanan yang tiba-tiba tersingkap. "Aku tidak perlu melakukannya," jawab Diego, suaranya datar dan logis. "Kau tahu itu. Jika aku ingin tahu sesuatu, tinggal bertanya dan seseorang akan memberitahuku segalanya." Itu bukan pameran kekuasaan, tapi pernyataan fakta yang dingin tentang dunia yang dia kuasai. "Leo Sullivan. Dia mengirim Scarlet… kau pasti kenal, kan?" Nama itu—Scarlet—membuat Hazel terdiam. Ya, tentu saja dia kenal. Putri mahkota keluarga Sullivan yang sempurna, yang sejak kecil selalu melihat Hazel seperti noda yang harus dibersihkan, yang senyum manisnya selalu menyimpan racun. Kenangan itu menyakitkan. "Mereka menawarkan kerja sama pada salah satu perusahaanku," lanjut Diego, mengamati set

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD