Makanya jadi orang jangan kegeeran! Siapa suruh main ambil barang super mahal tak pakai mikir Panjang. Asal bagus dan merasa di atas angin lalu ambil sesukanya tanpa ada perasaan sungkan atau apa. Dia Tobias bukan Matias. Seharusnya itu harus ditekankan dalam hati sanubari terdalam. Memangnya siapa Tobias sampai mau membelikan baju mewah untuknya. Duh, Alea merutuki kebodohannya sambil memandang tas tenteng yang sudah membuatnya lagi – lagi menggali lubang hutang. “Ish, kirain dia dewa fortuna. Kirain dia guardian angel yang ngasih apapun sambil menjagaku,” gerutunya. Karena masalah baju yang harus dibayarnya, tak ada lagi sikap manis dan sok mesra meskipun mereka sudah masuk hotel. Tak seperti saat mereka keluar, kali ini Alea memilih untuk berjalan di belakang Tobias dengan kepala te

