TandaTangan Kontrak

1015 Words

Ini bukan hari istimewa untuk seorang Alea, bahkan ini salah satu hari terburuk dalam sejarah hidupnya. Gadis itu bahkan enggan bangun dari tempat tidur meskipun jam sudah menunjuk angka tujuh pagi. Jam sepuluh, ia harus tiba di kantor Tobias untuk menandatangani kontrak. Sadar kalau setelah itu nasibnya seperti dalam genggaman pria sinting itu, Alea hendak memilih mangkir dari perjanjian konyol itu. Dihitung seribu kali pun, ia tetap menjadi pihak yang dirugikan. “Terserah deh. Bayar ya bayar saja,” gumamnya. Teringat tabungannya yang sudah semakin menipis, Alea bangun dengan rambut acak – acakan. Tatapannya kosong, pikirannya hanya tertuju pada uang. Meskipun uang hasil melelang barangnya kemarin sudah dibayarkan ke Rendra untuk perbaikan mobil Matias. Ia juga berencana mengambil m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD