Pertemuan Tak Terduga

1439 Words

“Percayalah. Aku akan tanggung jawab, kalau kamu beneran hamil. Aku nggak akan lari.” Raja hanya bermaksud menenangkan Ratu, dia hanya takut wanita itu melakukan hal-hal nekat di luar pantauannya. “Apa aku bisa percaya dengan mulut cowok yang baru aku kenal dua minggu?” jika diingat-ingat, Ratu masih sangat merasa asing dengan Raja. Meski status mereka kini berpacaran, bagi Ratu, Raja tetaplah sosok yang harus dikenalnya lebih dalam. Lagipula, jika dipikir-pikir, Ratu menyesal menerima lelaki itu dengan mudahnya, mengapa dia tak bisa menolak? “Harus.” Raja mengusap lembut pipi Ratu sebelum dia bangun dari sofa. “Kamu harus percaya sama aku. Aku tunggu kabarnya.” “Mau kemana?” “Mandi. Ikut?” “Hih, nggak usah. Makasih.” “Masih mau nangis?” tanya Raja, melihat Ratu mengusap matanya. R

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD