Kisah Riana dan Tedy Berlanjut

1251 Words

Mendapati mobil yang sudah sangat ia kenal siapa pemiliknya, Aureli menjadi tahu apa penyebab asistannya itu tidak menjawab teleponnya siap menjelang sore ini. Namun Aureli tampak senang hingga melengkungkan bibirnya membentuk sebuah senyuman. Aureli menggelengkan kepala, "kalian ... akhirnya seperti apa yang aku inginkan. Syukurlah aku ikut bahagia jika mereka bisa saling cocok," katanya bicara sendiri sebelum ia melangkah masuk ke dalam rumahnya ... Aureli sengaja membuka pintu rumahnya dengan sangat pelan agar tak terdengar oleh Tedy mau pun Ri. Kemudian ia pun melangkah dengan sangat hati - hati agar kedua orang itu tidak dapat menyadari kehadiran dirinya. Aureli membulatkan kedua matanya ketika mendapati ruang tamu yang kosong. "Di mana mereka," gumamnya, "ah, di pantry," katanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD