Cry

1658 Words

2 years later Merry memasang wajah kesal ketika dirinya mengerjakan tugas dari dosennya. Yeah, saat ini dia sudah menjadi seorang mahasiswa. Setelah lulus SMA, Merry mendapatkan jalur undangan di jurusan akuntansi. Bayangkan betapa sialnya Merry saat harus membuat tabel akuntansi secara manual. Dia harus teliti mengecek angka-angka yang jika salah sedikit saja bisa membuat tugas itu berantakan. Merry tidak pernah mengira dirinya mendapat jalur undangan apalagi di jurusan akuntansi. Baginya selama dia di SMA nilainya begitu berantakan dan tidak cukup dikatakan bagus. Apalagi semenjak kejadian itu, ketika dirinya harus kehilangan seseorang yang berarti di hidupnya. Seolah-olah raganya pergi entah kemana. Dia selalu menangis tanpa sebab jika mengingat lelaki yang selalu dia jadikan semangat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD