Part 43 "Kenapa? Kok, lemes, Nak?" tanya Nuning yang mau menyimpan oleh-oleh dari adiknya. "Nggak papa, Bu," jawab Dimas singkat. Nuning tersenyum ramah, tetapi tiba-tiba pandangan Nuning menegang setelah melihat sesuatu di kening putranya. Dimas! Jantung Nuning rasanya mau copot. *** Dimas meneguk air dingin. Ia memijat pangkal hidungnya. "Ka-kamu kenapa, Nak?" tanya Nuning. "Kepala Dimas sakit, Bu. Dimas mau istirahat dulu, siapa tahu nanti pas bangun tidur sudah enakan," jawab Dimas. Ia masih terus memijat pangkal hidungnya dan membawa sebotol air minum ke kamar. Nuning sangat ketakukan melihat sisik hijau menempel di kening anaknya. Hanya Nuning yang mampu melihatnya, orang awam tidak akan tahu. Dimas anaknya di cintai oleh demitnya sendiri. Nyi Dewi Sekar Ayu. Itu pasti sisi

