Chapter 46

1431 Words

Part 46 Bagas. Nyi Dewi menemukan foto Bagas terpajang di depan sesajen kamar gelap. Aroma kemenyan dan dupa mengundang Nyi Dewi. Tampan dan wetonya juga bagus, saptu paing. Weton dengan energi yang sangat kuat. Nyi Dewipun tersenyum girang. "Ampun Nyi ... pemuda itu kepersembahkan untuk Nyai!" "Baiklah. Dia akan memberi kekuatan lebih padaku! Malam satu suro, antarkan dia padaku! Satu lagi, persiapkan darah ayam panca warna untukku!" "Inggih Nyi!" Nuning menyembah, dan Nyi Dewi pun menghilang. Senyum merekah di bibir Nuning dan Jamil. "Semua berjalan lancar, Mas!" kata Nuning senang. Siapa lagi yang akan ditumbalkan oleh Ibu. Ternyata Dimas berhasil menguping pembicaraan mereka. Terdengar langkah Nuning dan Jamil. Tak, ada waktu, Dimas menengok ke kiri dan kanan akhirnya Dimas mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD