Chapter 19

1208 Words

Part 19 Nang! Ning! Nang! Dung! Nang! Ning! Nang! Dung! Suara itu terderngar di kejauhan. "Nduk, Mila." Dyah memanggil Mila yang sedang asik membaca buku. Hem. "Sini!" Panggil Dyah lagi. Ia mengaja Mila tidur bersamanya, biasanya Mila tidur sendiri. Mungkin agar Dyab tidak menginggat Mery lagi. Mila ke kamar Dyah sambil membawa buku. Ia membaca buku itu keras-keras di kamar Dyah. Sementara bunyi gamelan itu terus menganggu. Seperti biasa, Abi duduk berdzikir di musola. Karena itulah Mila tidak pernah takut ke belakang walau sendirian. Bapaknya selalu ada di sana. Kadang Mila merasa iri dengan teman-temannya yang bisa bersenda gurau dengan Bapaknya. Sementara Bapak Mila, bicaranya sangat irit. Bahkan bisa di bilang tidak pernah bicara. Sepulang dari kerja Abi mandi kemudian langsung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD