Part 31 Mata Abi terbelalak. Bagaimana wanita ini bisa tahu? Ratih tersenyum senang melihat reaksi kaget Abi. Sepertinya dia sudah berhasil membuat Abi tak berkutik. Sekali lagi Ratih mendekati Abi, kali ini dia semakin berani berada hanya beberapa inci dari Abi. "Mustika itu ... hanya aku yang tahu di mana. Nur tidak mungkin dengan ceroboh menaruhnya di kamar belakang," kata Ratih. Kamar belakang adalah tempat Nur menyimpan benda-benda pusakanya. "Aku akan memberikan mustika itu padamu dengan satu syarat!" kata Ratih. Ia membisikan sesuatu ke telingga Abi. Di saat bersamaan gadis yang tadi selesai dibersihkan ke luar dari kamar mandi. Brakk!" Gadis itu sempat melihat kedekatan Abi dan Ratih, ia langsung menundukan kepalanya. "Maaf, permisi," katanya saat melewati Abi dan Ratih. "

