Dia Datang

537 Words

Di depan rumah Ari sudah berdiri seorang wanita yang sedang menekan bel berniat untuk bertemu dengan sang pemilik rumah yang diharapkan ada. Lima menit setelah wanita itu berhenti menekan bel, Mina keluar dari pintu utama rumah menghampiri wanita yang tidak ia kenali siapa.  “Cari siapa, ya, Mbak?” “Bu Mina aku rindu.” Tasya berbicara dengan suara riang seolah-olah ia begitu bahagia bertemu dengan Mina.  “Siapa, ya?” “Tasya, Bu. Aku pernah tinggal di rumah Ari dulu.” “Walah Mbak Tasya toh.” Mina langsung membukakan kunci gerbang menghilangkan keraguan yang sejak tadi ia rasakan.  “Mbak Tasya kapan pulang?” “Sudah dari kemarin, Bu. Ibu apa kabar?” “Baik, Mbak. Ayo masuk Ibu buatkan teh.” Tasya mengangguk, melangkah bersama dengan Mina memasuki rumah Ari. Mata nya mulai liar meliha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD