Peduli Jeni

1153 Words

Penantian panjang yang selama ini mereka perjuangkan akhirnya sampai pada hasilnya. Lion bahagia mendengar perkataan Jere yang terlihat sangat bahagia mendapatkan kabar itu beberapa menit lalu. Namun senyum bahagia yang ia lihat di bibir Jere tidak bertahan lama karena wajah pria itu kembali datar tanpa sebab. Lion yang jelas saja bingung dengan perubahan cepat itu bertanya pada Jere. “Kenapa, Kak?” Tatapan Jere lurus ke depan melihat jalanan. “Gue nggak mau berharap banyak, Yon. Nggak mungkin Jeni berubah secepat ini.” “Kita harus optimis bos.” “Gue nggak percaya diri, Yon.” Lion menepuk bahu Jere pelan. “Ada gue bos.” Lion memakai bahasa gaul yang membuatnya terlihat lebih akrab pada Jere. Jere yang mendengar Lion yang sangat jarang memakai bahasa gaul padanya kembali tersenyum. “G

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD