Ardi terdiam, ia memerhatikan Lucas yang sedikit meirngis menahan rasa sakit di perutnya. Sebuah pertanyaan muncul pada benaknya. Mengapa Xavier bisa melakukan itu, kenapa pernikahnnya dengan Xena tidak di ketahui oleh James? Xavier berjalan menuju ruang rawat Xena. Ia segera membuka pintu ruangan itu dan terdapat Suster yang baru saja mengecek kondisi sang istri. “Istri saya kenapa, Sus?” tanyanya. “Kondisinya mulai membaik, saya baru saja memberikan obat penahan rasa nyeri dan baru saja di minum oleh saudari Xena.” “Kalau begitu apa istri saya besok sudah bisa pulanng?” “Untuk itu nanti akan Dokter yang putuskan. Kalau begitu saya permisi.” Xavier mengangguk, lalu ia kembali berjalan menuju ke arah istri yang masih pada posisi duduk. Xena tersenyum tipis. Secara tiba-tiba, Xavi

