Aiza menuju rumah sakit setelah menyelesaikan satu jilid skripsinya ketika tanpa sadar ia menjatuhkan skripsinya diruang Arvino seminggu yang lalu kemudian memilih mengeprint semua file skripsinya yang ia simpan disebuah folder di laptopnya. Ah, soal insiden diruangan Arvino. Lagi-lagi Aiza hanya tersenyum miris dan mendapati jika pria itu sudah bersama wanita lain. Lebih tepatnya dengan kakak tingkat yang lebih pantas untuk pria itu. Namun, mendapati pria itu sedang koma akibat kecelakaan saat menuju rumahnya, Raut wajah kesedihan kembali terukir diwajah Aiza. Tak hanya itu saja, ucapan Alex saat di pemakaman kedua orang tuanya kemarin sore membuatnya tidak bisa tidur semalaman karena memikirkannya. Alex benar, penyelesalan akan datang belakangan. Semua sudah terjadi. Ia belum sempat

