Chapter 105: Berbohong

1026 Words

Yah! Berhenti! Bu, tolong pisahin Mereka." "Ayahmu sudah sangat marah sekali, Hana. Dari awal, kenapa kamu tidak bilang? Mungkin Ayahmu tidak akan semarah ini." Hana diam. Sebenarnya dia akan memberitahu lebih awal, tapi nyalinya itu belum siap. Dan juga Raka terlihat tidak siap menemaninya untuk berbicara jujur. Rizal memukuli rahang tegas Raka tanpa ampun. Walaupun Raka sudah lunglai, Rizal mencengkram kerah baju Raka, meninju lagi. Jangan tanya bagaimana keadaannya. Sudah pasti penuh luka lebam dan cairan merah berbau amis keluar dari sudut bibirnya. Hana dan Rumaisa kompak menjauh, takut terkena sasaran. "Ibu, aku pula--AYAH!" pekik Chesa, berlari ke arah Mereka. Dia menghadang di depan Raka saat itu juga sembari merentangkan tangan. "stop, Yah! Kenapa Ayah mukulin dia? Jangan p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD