Aku kembali ke Indonesia sendiri, Trinity memperpanjang tinggalnya di Australia karena Kika gak tau kenapa pengin deket-deket Trinity terus. Aku sih bersyukur, Tri jadi jauh dari jangkauan Fahri dan di sana ada Bang Satrio. Kembali ke pekerjaan, aku diberitahu Siska kalau ada salah satu kantor yang terbakar, dan Siska pun memberikan rekaman CCTV sebagai laporan. "Mas Bran kenal? Abis kata orang sana sebelum dia bakar sempet denger ada yang teriak-teriak manggil nama Mas Bran." Ucap Siska. "Saya liat dulu ya, Mbak." Begitu rekaman tersebut menyala, aku tak perlu mengecek dua kali untuk yakin siapa pelakunya. Fahri! Sepertinya dia mulai bertindak dan tindakannya tidak sesuai dengan perkataannya. Aku benar-benar harus turun tangan semuanya sendiri ternyata. Menarik napas panjang, kumin

