Pertemuan ke 2

436 Words
Sepulang bekerja,tepatnya saat ini setelah magrib,nindy diajak ela untuk menonton pertandingan basket wawan.mereka saat ini sedang dijalan menuju lokasi yang wawan sebutkan tadi.wawan yang malam ini akan bertanding basket bersama teman teman kampusnya meminta ela menjadi suporternya. Tiba dilokasi yang dituju rupanya sangat ramai sekali,banyak sekali muda mudi yang ingin menyaksikan pertandingan basket antar kampus itu.ela dan nindy berada didepan gedung itu,mereka belom masuk dikarenakan masih banyak orang yang mengantre untuk bisa masuk ke gedung tersebut. Ela mengambil smartphone nya,lalu mencoba untuk menelpon wawan, " ga di angkat nin... " ya mungkin lagi sibuk persiapan kali el...,jawab nindy. "aku coba telpon lagi ya...., Ela sudah beberapa kali mencoba untuk menghibungi wawan lagi,tapi hasilnya tetap tidak ada jawaban,itu dilarenakan wawan saat ini dan team sedang bersiap untuk bertanding,sesekali mata wawan melihat sekeliling,mencari orang yang sedang ditunggu tunggu tapi tak kunjung ketemu juga,sampai akhirnya wasit membunyikan peluit,tanda jika pertandingan akan segera dimulai.pritttttt............ " gimana el,kita mau nunggu apa pulang aja nih...? tanya nindy yang sudah mulai merasa bosan. " entaran dikit ya nin,sambil beli minum gih...haus dari tadi. saat nindy membuka tas untuk memgambil uang membayar es,nindy melihat ponselnya menyala,ada pesan masuk dari willo. " hay pirang,lagi dimana nih...? langsung dibalas " aku lagi di sekitaran bundaran kota nih,diajakin ela nonton wawan maen basket.nindy akhirnya sudah terbiasa dengan sebutan pirang,meraka juga sudah sering bertukar pesan bahkan sesekali ngobrol basa basi lewat sambungan telfon,tapi anehnya nindy tidak mau jika diajak vidio call.Dia merasa belom siap saja,entah untuk alasan apa,yang pasti setiyap menerima panggilan dari laki laki itu hati nindy selalu berdebar debar.mungkin itulah kenapa nindy tidak mau,takut ketahuan jika mukanya memerah karena malu. " ngapain nontonin orang maen basket !!? dari balasanya terlihat seperti orang yang kesal. " yeee....namanya orang diajakin temen,kan ga enak kalo nolak. " ya udah,mending sekarng kamu kesini aja,ketempat kita dulu ketemu itu.buruan ya,aku tunggu !!   ni orang napa ya....seenak jidad ndiri maen nyuruh nyuruh cepet aja.memanyunkan bibirnya sambil mengetik balasan , "iya ya....tunggu bentar,ni langsung jalan. "el,diminta willo nyusulin ketempat tongkronganya nih...yuk,mau ga? " oke deh....dari pada disini nungguin yang ga jelas.berjalan keparkiran mengambil motor,lalu ela dan nindy berboncengan ke tempat tongkrongan willo.tidak berapa lama mereka sampe di tempat tonggkrongan yang dituju.memarkirkan motor,melepas helm lalu berjalan beriringan ke meja willo,yang dimana laki laki itu kini tengah bersama teman temanya. " hay...,melambaikan tangan dan tersenyum kearah nindy " duduk sini nin,willo langsung menarik tangan nindy untuk duduk tepat berada disebelahnya.tapi nindy diam saja mengikuti apa yang di mau laki laki itu. willo mengenalkan nindy dan ela kepada teman temannya,yang ternyata mereka teman teman willo kuliah.setelah berjabat tangan untuk berkenalan mereka memesan menu camilan dan minuman.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD