33 - TAK BISA MEMBALAS

1801 Words

Baru beberapa hari kemarin Akbar melihat Airin terlihat lebih bersemangat dari biasanya. Lebih terlihat ceria dan bahagia. Dan, sekarang ia kembali melihat Airin duduk termenung di taman belakang gedung rumah sakit. Matanya menatap kosong pada rumput di depan wanita itu. Ia berjalan menghampiri nya, langsung mengambil duduk di samping Airin. Membuat wanita itu mengalihkan perhatian nya. "Akbar " ucapnya dengan nada pelan. "Satria ngapain. Kamu ?" Tanya Akbar dengan nada lembut. "Hah? Maksudnya ?" Tanya Airin tidak mengerti. "Kemarin-kemarin kamu terlihat bahagia. Dan lebih ceria, dan sekarang kamu keliatan lagi sedih. Duduk sendiri disini sambil termenung. Kenapa ?" Jelas Akbar memandangi nya dengan lekat. Airin tersenyum tipis, kemudian kembali menatap ke depan. "Ga-" "Jangan bila

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD