"Airin " Panggilan Akbar menyadarkan Airin yang sedang duduk melamun di taman belakang gedung rumah sakit. Membuat Wanita cantik itu menoleh dan memaksakan senyuma kecil pada pria yang mengambil duduk di samping nya tanpa permisi. "Kamu makin sering ngelamun sekarang. Kenapa ?" Ujar Akbar menatap nya. Airin menggelengkan kepalanya, menatap kedepan dengan menghela napas berat. "Lagi ada masalah,ya ?" "Enggak kok, aku cuma lagi mikir aja " jawab Airin memberikan senyuman kecil. Pria itu mengangguk saja, dan tidak bertanya lagi. Walau ia sangat ingin tau tentang apa yang sedang di fikirkan oleh Airin. Namun, ia tidak selancang itu untuk bertanya. Karena, walau ia sangatlah dekat dengan perempuan itu, ia juga harus tetap tau batas nya. "Bar, kamu kenal sama Satria sejak kapan ?" "Ha?"

