Tania Bab 26

1160 Words

Tania tersenyum sinis melihat Reza. Bibirnya sudah gatal. Sedari tadi dia menahan kalimat ini agar tidak keluar dari mulutnya. Tapi sepertinya mereka benar-benar ingin mendengar apa yang telah terjadi padanya.  Tania menarik napas. “Satu hal di dunia ini yang ingin saya lupakan adalah, pernikahan pura-pura itu. Dan kenyataannya, anak Papa ini, bohongin saya, dia hanya jadikan saya alat untuk membongkar siapa pembunuh kakaknya.” Tania terdiam sejenak. “Lalu dia membiarkan kasus penculikan saya molor hingga satu bulan, padahal dia tahu siapa pelakunya,” imbuhnya. “Itu hanya untuk membuktikan bahwa pembunuh dan penculik adalah orang yang sama. Bagus sekali bukan idenya?” Tania menunjukkan seringainya.   Anton dan Ranti saling tatap, bukankah ide ini berawal dari dua orang tua itu. Bukankah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD