"Yuna..." Yuna langsung menoleh ke arah sumber suara. Terlihat Tika dan Sani yang sedang menghampirinya. "Kalian? Ngapain di sini?" tanya Yuna sambil merapihkan bajunya. Mata Tika dan Sani menyipit, menatap Yuna dengan tatapan curiga. "Lu abis ngapain?" tanya Tika to the point. Yuna sedikit gelagapan, "Hah, gak abis ngapa-ngapain kok. Emangnya mau ngapain?" jawabnya sambil menyelipkan rambut ke belakang telinganya. "Masa sih? Kok lu lama di ruangan pak Renan?" tanya Tika penasaran. Yuna menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "Oh itu, kan ngobatin lukanya pak Renan," jelasnya. "Selama itu?" Kini giliran Sani yang bertanya sambil mendekat ke arah Yuna. "Tapi kok feeling gua bau-baunya ada sesuatu ya?" tebak Sani. "Apaan sih ah, udah gua mau makan dulu. Laper tau gak!" cibir Yuna ya

