“Sh*t!” umpat Oliver yang refleks langsung menurunkan tubuh saat beberapa peluru meluncur ke arahnya. Suara benturan peluru yang mengenai badan mobil terdengar. Oliver segera menarik gagang pintu, lalu masuk ke dalamnya sambil menundukkan kepala. Menutup pintu di tengah hujan peluru. ‘Tang! Tang!’ Suara peluru yang mengenai besi badan mobil terdengar bersahutan. Cepat-cepat Oliver menyalakan mesin mobil, tanpa mengenakan sabuk pengaman terlebih dulu. Pria itu langsung menjalankan mobil ke belakang, kemudian memutar kemudi beberapa kali hingga ban mobil itu berputar nyaris 150 derajat. Oliver menekan pedal gas dalam-dalam. Membuat mobil itu melaju cepat meninggalkan halaman luas rumah tersebut. Di luar, suara teriakan terdengar diiringi tembakan yang belum berhenti. Beberapa pria berlar

