18 (18+)

1435 Words

"Nggak kok saya gak ngapa - ngapain, tadi tuh kamu pingsan dan saya ngebawa kamu ke klinik , dan kamu gak sadar - sadar makanya saya bawa kamu ke sini." Arbiaz memasuki kamar tamu dan menaruh pakaian tidur Raline diatas tempat tidur Raline, berharap Raline tidak marah padanya. "Saya benar - benar tidak melakukan apapun, pergi lah membersihkan diri , kamu akan tidur disini malam ini , sudah pukul 11 malam dan jangan mencoba untuk pulang." Raline segera menurunkan kaki nya dan mengambil tas nya ia ingin sekali pulang di tengah periode datang bulan nya. Belum sempat ia keluar dari ruangan itu , bel pintu apartemen Arbiaz berbunyi. TING TONG "Arbiaz! apakah kamu ada di dalam? ini mama." Raline dan Arbiaz saling menatap , entah apa yang mama Biaz lakukan di larut malam seperti i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD