Aku punya hak untuk mengemukakan pendapatku. --- Saat Dane kuliah, orangtuanya dan orangtua Bia sementara tidur terlebih dahulu. Ketika Dane pulang mereka sudah terbangun. Sekarang jam menunjukkan pukul setengah empat sore. Niatnya Dane hendak masuk ke kamar, tapi ayahnya sudah lebih dulu menahannya dan membawa ia ke dapur. "Sekarang kamu siap-siap, kita bakal ke rumah sakit jenguk Bia," ucap Pak Diantara. Dane menatap ayahnya dengan tatapan datar, ia tepis tangan ayahnya itu dari lengannya. "Ya," jawabnya seraya berlalu begitu saja. Pak Diantara sudah tidak aneh dengan sikap Dane yang seperti itu. Bahkan sejak kecil pun anak itu memang kurang menyukainya. Akhirnya ia pun pergi ke ruang depan lagi untuk kumpul dengan orangtua Bia dan istrinya yang entah sedang membicarakan apa. Tidak

