Ketiga puluh

2589 Words

Aku bangun pukul 4 sore. Aku melihat jam dinding, lalu meraba raba mencari Hp. Setelah berhasil mendapatkannya, aku membukanya. Dan yaa benar saja ada beberapa kali panggilan dari Darren. Tapi aku mengabaikannya. Aku kembali menaruh Hp ku. Lalu aku menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai aku menatap gaun yg waktu itu aku beli dg Darren di mall untuk malam ini. Yaa aku sempat bertanya pada diri sendiri. Apa aku harus tetap pergi menemui orang tua Darren? Tapi aku masih kesal sama Darren. Tapi kalo aku ga jadi pergi, maka aku akan kehilangan kesempatan menikah dg Darren. Dan aku ga mau masa depan ku jadi berantakan. Aku menghela nafas sambil berjalan menuju meja rias. Yaa aku mulai merias wajah dan tatanan rambut ku. Aku merias wajah dg make up flawles seperti biasa. Lal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD