"Woi ada yang liat Edel nggak?" teriak Naya ke penjuru kelas. "Belum berangkat mungkin," jawab Daffa. "Kenapa lagi sih tuh anak?" Naya langsung duduk di kursi Edel. Kepalanya selonjoran di meja. Sedangkan tangannya mengambil sesuatu dari kantong roknya. Sudah jam 06.45. Seharusnya Edel sudah di sini jika tidak terjadi apa-apa. Naya menepuk kepalanya pelan. Mungkinkah penyakit Edel kambuh lagi? Naya segera mengambil tasnya dan memasukkan lagi jam tangan biru Edel ke rok abu-abunya. Jam itu dia temukan saat Edel pingsan. Saat sudah di pintu kelas, Naya berhenti. Miss. Dara sudah berdiri di sana dengan tas laptop di tangan kirinya dan setumpuk lembar jawaban di tangan kanannya. "Where are you now Naya? Now is exam." "Em ... sorry Miss. I'll go to hospital. My friend, Edel is sick."

