"Di saat aku butuh tempat bersandar, engkau menawarkan segala daya yang kau punya. Kau mengobati luka hatiku, dan menggantikannya dengan sebuah senyuman." ***** Tampaknya Edel harus bersyukur lega. Tidak ada masalah yang serius mengenai kesehatannya. Kata dokter Ria, dokter yang sudah menangani Edel sejak kecil. Tidak ada masalah apa-apa. Edel hanya kelelahan karena aktivitasnya akhir-akhir ini begitu banyak. Mulai dari ekstra drama yang mengharuskannya pulang agak sore, makan juga seperlunya, belum lagi tugas-tugas yang menumpuk meminta dirampungkan. Revan sekarang bisa bernapas lega tanpa tercekat seperti tadi. Adiknya sudah dikatakan baik-baik saja oleh dokter. Sekarang juga sudah diperbolehkan pulang. Sebenarnya, kalau boleh, Edel tidak ingin pulang. Bukan, dia bukan ingin di ruma

