“Akhirnya,” dengus Reymond sembari melirik sang istri, lantas tertawa geli begitu melihat wajahnya merah merona bak kepiting rebus. Dengan senyum malu-malunya, mata Kartika menyorot geli melihat ketergesaannya. “Kuharap butuh waktu dua jam bagi Santi untuk memandikannya.” Indah, tawa kecil Kartika menyembur keluar. Mereka memang harus selalu curi-curi waktu dari Aby untuk bermesraan. Bocah itu luar biasa menyebalkannya, tidak pernah membiarkan kedua orang tuanya saling berdekatan. Aby tidak tahu bahwa kedua orang tuanya adalah pengantin baru yang membutuhkan lebih banyak waktu berdua, ia masih terlalu kecil untuk mengeri. Aby tidak pernah bersedia tidur sendiri, tapi juga menolak kala Reymond bergabung bersamanya. Ia hanya ingin bersama ibunya dan selalu mengusir Reymond pergi. Percuma
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


