"Kau gila?! Apa yang sebenarnya kau pikirkan?!" Teriakan itu datang dari seorang Alvin yang memasuki kantor kakaknya tanpa permisi. Dapat Alvin lihat jika Alvano sedang duduk di sofa dengan ekspresi frustrasi yang menghiasi wajahnya. "Kau menyerbu kediaman Owner?! Dan lagi, sendirian, Vano?! Kau tidak menyayangi nyawamu lagi, hah?! Jika ayah tahu, dia akan—" "Ayah sudah tahu. Aku memberitahunya." Kata Alvano sambil mendesah lelah. Dia menutup wajahnya dengan kedua tangan. Alvin tersenyum culas. Dia berdiri dengan tangan yang bertolak pinggang. "Ada apa dengan kalian, hah?! Setelah memberikan ketidaknyamanan pada Elie, mengancam akan menghapus nama Elie dari kartu keluarga, dan setelah Elie pergi, kalian bersekutu agar Elie kembali pada tempat yang menyiksanya ini?" Alvano berdiri seg

