Mengalah

1381 Words

“Aduh, kepalaku…” Arthur mendudukkan dirinya sambil mengeluh memegangi kepalanya yang terasa sangat pusing. Awalnya ia pikir dirinya sedang sakit hingga kepalanya jadi sesakit ini, namun saat melihat botol wine di atas meja ia jadi ingat jika dirinya lah yang mengundang penyakit sendiri dengan minum wine yang kadar alkoholnya sangat tinggi ini sendirian. “Oh, ini sudah pagi?” gumam Arthur setelah berhasil mengumpulkan kesadarannya dan melihat cahaya matahari yang membuat ruangan tersebut terang benderang. Ia lalu menolehkan kepalanya saat mendengar suara orang yang mengobrol dan dari tempatnya sekarang ia bisa melihat Airin yang sedang sarapan bersama Riu di meja makan. “Kalian bangunnya pagi sekali,” kata Arthur sambil menarik kursi di sebelah Riu yang menikmati makannya dengan lahap m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD