Seketika semua orang yang berada di ruangan itu langsung mengalihkan pandangannya ke arah Mayra. Ada yang saling membisik, menyindir Jane yang terlalu berlebihan karena meminjam cincin calon ipar. Padahal, cincin yang dipesan Mayra dan Safira lebih besar dari miliknya. Meskipun harganya kurang lebih sama, namun cincin kawin bertahtakan berlian 5 karat itu lebih elegan dan mewah, daripada milik Mayra yang jelas terlihat simpel. “Ini kado ulang tahun istriku..” Raka langsung menyembunyikan tangan sang istri yang tersemat cincin pemberiannya tiga tahun lalu. Semua orang terdiam. Suasana pun menjadi canggung. Bahkan ada yang memilih menepi karena tidak mau terlibat dalam perang dingin antara dua keluarga pengantin. “Mas Raka.. cuma buat ijab kabul aja, kok.. nanti juga dibalikin..” pint

