Sepuluh hari melamar pekerjaan tidak ada peningkatan yang signifikan. Raka masih saja menge-print surat lamaran dan berkeliling di sepanjang Orchard Road. Pemilik kedai orang Malaysia sampai hafal dengan rutinitas Raka. Terkadang pemilik tersebut menawarinya thai tea gratis karena merasa kasihan. “Belum dapat keje, ke?” tanya pemilik kedai tersebut. Raka menggeleng perlahan. Bibirnya tersenyum tipis meskipun wajahnya lesu. “Kau tak cuba apply kat hotel? Ramai mahasiswa keje part-time kat sana.” “Oya?” mata Raka membulat setelah meneguk thai tea di tangannya. “Tengok lah bangunan hotel itu. Besaknye.. Mereka pasti memerlukan pekerja yang ramai.” jelas sang pemilik kedai dengan logat melayu yang kental. “Saya nggak punya pengalaman kerja di hotel, Pakcik.” “Tak mengapa, cuba saja..

