14

1005 Words

"Sisil, ayo. Kita makam malam sama-sama!" Rika tersenyum senang mendapati Aneth yang baru memasuki ruang makan, sudah ada Fero dan Malik yang tengah menyantap makan malam. "Jangan panggil saya, Sisil." Jelas Aneth kemudian duduk disalah satu kursi. Rika hanya bisa tersenyum lalu menyiapkan makanan untuk Aneth. "Oh iya, kabar sekolah gimana? Bentar lagi acara ulang tahun 'kan?" tanya Fero pada dua anaknya. Malik diam sejenak menunggu Aneth menjawab, namun nampaknya gadis itu tak peduli dan memilih pergi membawa piring yang sudah disiapkan oleh Rika. "Ya gitu," jawab Malik pelan. "Sisil! Hei! Kemana kamu?" panggil Fero namun tak dihiraukan oleh Aneth. "Mas, udah. Biarin," cegah Rika saat Fero hendak mengejar puterinya. "Sisil udah mau tinggal disini, aku udah bersyukur banget," ucap R

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD