Halaman 48

925 Words

Sergio dan Panji kini berada di pantai. Pagi pagi mereka sudah disini. Duduk berselonjor dikursi pantai dengan kacamata hitam tak lupa payung juga. Padahal panas pagi itu baik buat yang tua hehe. Pemandangan begitu indah didepan mata membuat mereka berdua tersenyum dan terkadang tertawa pelan. Bukan ombak dipantai, bukan pula pemandangan indah dipantai. Tapi pemandangan bule bikini yang sedang menikmati ombak kecil pantai. "Serasa anak muda kita ya Gio," kata Panji. "Iya pan. Jadi kangen Mutia gue." Sergio membayangkan wajah Mutia. Lagi happy happy malah sad gini. Hadeh! "Gio, lo lihat tuh. Seger bener bule nya!" tunjuk Panji. "Jangan ditunjuk Pan!" Sergio menepis tangan panji. Laily dan Dinda pun langsung menghampiri tua bangka yang tak ingat umur ini dan berhadapan dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD