Tak! Tak! Tak! Suara langkah kaki tertatih terdengar menggema di gudang tua. Setelah terbiasa dengan cahaya ala kadarnya, Viktor lantas mengenali sosok pria tua yang memanggilnya tadi. "Viktor, kau kah itu?" Pria tua itu adalah sang tuan besar keluarga Konstantin. Ya, ia adalah Gennadius. Gennadius meraba-raba wajah Viktor dengan kedua tangannya yang telah keriput. "Kemana saja kau selama ini?" Gennadius memeriksa sebagian wajah Viktor yang terlihat berbeda di matanya. Tidak hanya itu, Gennadius juga memutar tubuh Viktor. "Apa yang Kakek lakukan?" Viktor tertawa kecil. "Ha ha ha!" Gennadius ternyata belum puas hanya memeriksa wajah Viktor. Kini, pria tua itu memeriksa satu persatu tangan cucu menantunya. "Katakan! Apa yang sebenarnya terjadi?" Gennadius tidak menemukan luka se

