Never Alone

1007 Words

Viktor sedang membenamkan kepalanya di kemudi mobil. Kedua jari telunjuknya mengetuk-ketuk dashboard mobil mengikuti irama musik yang sedang diputarnya. Tiba-tiba saja, Viktor duduk dengan menegakkan badan. "Hmm, aku tahu bahwa aku memang cerdas!" Muncullah sebuah ide gila di kepala Viktor. Ia menyeringai bertepatan dengan pintu mobil yang terbuka. "Tuan Muda, silakan kopi Anda!" Vasili menyodorkan kopi caramel macchiato yang dipesan oleh Viktor. "Terima kasih, Vasili." Viktor menyeruput kopi pemberian Vasili. Di dalam benaknya, telah tergambar dengan rapi rencana yang ia susun sedari tadi. "Tuan Muda, izinkan saya mengambil alih kemudi mobil!" "Tidak." Viktor menjawab dengan tegas sambil memakai sabuk pengaman. "Kita akan kembali ke mansion keluarga Romanov sekarang sebelum j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD