Vasili menutup pintu ruangan besar tersebut rapat-rapat. Ia menahan napasnya. Ia segan membalikkan badan ataupun menjawab pertanyaan sang ayah. Itulah sebabnya, Vasili hanya diam membisu. Tidakkah Beliau tahu bahwa aku adalah anaknya?! Menyedihkan sekali hidupku! Vasili berbicara sambil menatap sepatu pantofel hitam hadiah dari Morzevich saat dirinya berulang tahun ke-31. Vasili larut dalam pikirannya. Ia sama sekali tidak tahu apa yang harus dilakukan. "Dia adalah putra Anda, Pastor." Viktor menangkap ekspresi wajah Egory yang berbeda. Sikap sang pastor pun tidak setenang sebelumnya. Vasili?! Benarkah dia adalah Vasili?! Egory terperanjat. Ia tidak berani berkata apapun, selain di dalam hatinya. Ia juga tidak berani melangkah mendekati sang anak. Di saat yang sama, Viktor berja

