Davidoff dan Galana saling melemparkan pandang. Keduanya seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar. "Apakah Papa baru saja melontarkan ancaman untuk kami?!" Davidoff akhirnya bertanya untuk menghilangkan rasa penasaran. Pasalnya, ia tidak terima dengan perlakuan Gennadius. Ia merasa tidak adil. "Bagaimana jika ya? Dan, bagaimana jika tidak?" Bukannya memberikan jawaban, Gennadius justru melontarkan pertanyaan kepada Davidoff. "Papa tidak bisa seperti itu! Saya adalah anak Anda satu-satunya, bukan?!" Davidoff menaikkan nada bicaranya tanpa sadar. Galana yang berada di sisinya pun segera menegur sang suami. "Oh, ada apa, Galana?! Tidak bisa 'kah kau membiarkan saya berbicara dengan Papa?!" Davidoff yang masih tidak mengerti juga akhirnya mendekatkan wajahnya ke t

