Bab 50

1469 Words

"Mana?" tanya Gibran. "Mana, woi? Gak ada orang, tuh," ucap Gibran lagi. "Lagian lo pikun apa gimana, sih? Kan lo juga tahu sendiri kalau hari ini Keysa izin gak masuk sekolah. Gimana, sih?" "Lah, memangnya dia gak masuk?" tanya Gibran. "Astaga." "Heh, astaghfirullah, bukan astaga," sahut Gibran. "Iya, maaf. Astaghfirullah, Gibran. Emang lo gak lihat kalau dia gak ada di kelas? Lagian kan tadi waktu Bu Hesti ngabsen, ada yang bilang kalau Keysa izin gak masuk sekolah. Jangan bilang lo juga gak tahu!" Gibran berpikir sejenak. Ah, lebih tepatnya mengingat-ingat tentang kejadian beberapa menit atau beberapa jam yang lalu. Namun ia tak bisa menemukannya. Ia tak mengingat apa-apa selain kejadian ia yang terbangun dari tidurnya karena mendengar bel istirahat berbunyi. "Emang tadi Bu Hest

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD