Bab 55

1537 Words

"Hahaha. Kenapa? Lo tertarik?" tanya Iqbal. "Bukan. Gue cuma mau tahu aja," jawab Gibran. "Oh. Setahu gue sih dia belum punya," jawab Iqbal. Gibran mengangguk paham. "Okelah kalau begitu," kata Gibran sambil beranjak dari tempat duduknya. Ia berjalan, entah mau ke mana. Iqbal dan Indra pun tidak menanyainya. Hanya menyaksikan melalui indra pengelihatannya. Arah jalan Gibran ternyata mengarah ke tempat di mana Nana berada. Dan kebetulannya, Nana juga sedang berjalan berlawanan arah dengannya. Sepertinya itu adalah trik yang dipergunakan oleh Gibran untuk melakukan pendekatan ke Nana. Dia berlagak seolah dia sibuk dengan ponselnya dan tak melihat jalanan. Hingga ketika ia sudah sangat dekat dengan Nana, lebih tepatnya ketika dirinya akan berpapasan dengan gadis itu, ia sengaja menabrak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD