DUAPULUHTIGA

1237 Words

Raymon masih saja Betah memelukku,.. Aku merasakan detak jantung Raymon yang sama sepertiku, Suara detakan dan getarannya seakan Terdengar sampai keluar dari tubuh kami. Sebenarnya, aku masih tidak mengerti mengapa jantungku Seperti ini ? Dengan Posisi yang masih memelukku, Aku mengalihkan pandanganku menatap pemandangan Tengah laut dari Punggung Raymon, Sangat menenangkan, dan Indah. Membuatku Tenang Sementara, melupakan detak jantungku yang bertalu-talu Riang. " Makasih lin, loe udah mau mencoba membuka hati lo ke gue, gue seneng banget dengernya " Aku melepaskan pelukan Raymon Perlahan lalu menganggukan Kepalaku Pelan, Mata kami Bertatapan saat ini, aku Tersenyum malu, ini pertama kalinya jarak kami sedekat ini dan aku baru menyadari dari dekat Raymon ternyata sangat Tampan, Mata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD